Selasa, 11 November 2008
Tresno Jalaran Kulino
Coba simak pepatah Jawa yang cukup sederhana ini.

“Tresno jalaran kulino.”

Jatuh cinta karena terbiasa. Itulah pemaknaannya. Memang tak bisa dipungkiri bahwa bila dua insan selalu meluangkan waktu bersama lama-lama bisa tercipta rasa suka. Boleh jadi berlanjut hingga ada cinta. Wajar.

Alasannya, ada rasa nyaman dan batasan yang makin memudar. Berbicara nyambung, kemana-mana saling menemani dan bertukar-sapa tanpa ada rikuh dan segan.

Pertanyaannya, apakah cinta yang dirajut tanpa rasa dag-dig-dug dengan gelora yang menggejolak bisa disebut jatuh cinta? Tentu saja, bukankah cinta yang tumbuh pelan-pelan masih bisa disebut jatuh cinta juga. Hanya prosesnya lebih lama. Toh, rasa itu terus berkembang seraya waktu. Ada yang bilang, ‘mulanya sih konco tapi lalu jadi kunci’. Bermula dari pertemanan.

Rasa suka dan cinta memang tak bisa dipungkiri. Sekali bibit itu tumbuh maka terus berkembang. Ah, indahnya… Jadi, harus terus dipupuk, diberi air dan dirawat. Suatu saat nanti, cepat atau lambat, akan muncul bunga dan buahnya.

Pernahkah Anda mengalami hal seperti itu?

Aku sedang mengalaminya...

Label:

posted by Sang Perenung @ 17.38   0 comments
Selasa, 03 Juni 2008
Konser Musik Global

P

enyelenggaraan sebuah konser musik mulanya hanyalah sebuah hobby bagi Adrie Soebono. Sebuah kegemaran untuk menikmati musik, beserta pagelaranya secara langsung ketika beliau masih muda di Jerman. Hal ini yang membuatnya dapat melihat bahwa pagelaran musik secara langsung di Indonesia merupakan suatu peluang bisnis yang cerah. Dimana Indonesia ketika tahun 1990-an jarang kedatangan tamu pemusik dari luar negeri, sehingga Adri yang memiliki bakat bisnis dan mengharapkan suatu hiburan berupa konser musik mau menyelenggarakan suatu konser musik secara profesional dan dibisniskan.

Suatu kegiatan yang dilakukan secara profesiaonal harus diatur sedemikian rupa. Orang yang mengatur kegiatan seperti ini biasa disebut dengan kepanitiaan. Namun Adri Soebono menyebut ”kepanitiaan” tersebut dengan istilah yang lebih baik, yaitu Promoter / Promotor. Dimana tugas promotor memiliki tanggung jawab yang hampir sama dengan tugas seorang panitia sebuah kegiatan. Hanya memiliki beberapa perbedaan sesuai dengan perbedaan karakteristik dari acara itu sendiri.

Mulanya adalah sulit bagi Adrie untuk memulai bisnis seperti ini, karena menyelenggarakan suatu konser musik adalah suatu hal yang sangat kompleks. Terlebih tamu yang didatangkan adalah tamu dari luar negeri yang memiliki kebudayaan dan kebiasaan hukum yang berbeda dengan Indonesia.

Menyelenggarakan konser musik tidak hanya perlu memperhatikan ketika pagelaran dimulai pada hari H. Namun perlu banyak prosedur yang harus dijalankan, baik prosedur baku maupun prosedur non baku. Selain prosedur yang harus ditempuh, perlu kekuatan mental untuk menghadapi prosedur tersebut. Karena aturan prosedur yang mungkin lumrah dilakukan di Indonseia berbeda dengan aturan di negara asal Artis. Selain itu artis yang didatangkan tidak selamanya berasal dari negara yang sama. Jadi banyak kebudayaan dan hukum negara-negara asing yang harus diperhatikan. Agar ada persamaan dan kenyamanan bagi pihak penyelenggara dengan artis selama melakukan konser.

Prosedur baku meliputi pemanggilan dan negoisasi terhadap si artis. Tahap ini merupakan tahap yang sulit. Karena pihak promotor harus melihat keadaan pasar (calon penonton/penikmat musik di Indonesia). Dimana bila terjadi permintaan yang tinggi di Indonesia maka promotor melakukan kegiatan “mediasi” dengan si Arti sagar mau melakukan konser di Indonesia agar memenuhi kebutuhan pasar. Dalam “mediasi” ini juga berlaku kegiatan tawar menawar. Dimana promotor menawar harga Artis sesuai dengan keadaan pasar internasional dan pasar Indonesia. Apakah siartis memiliki pamor yang tinggi sehingga perlu dibayar mahal? Apakah artis juga sangat pamor di negara lain, sehingga promotor harus memeberi kompensasi yang lebih agar artis mau menyelenggarakan konser di Indonesia?

Dalam tahap ini juga artis meminta kesangupan promotor untuk memenuhi berbagai kebutuah artis beserta orang-orang yang dibawanya selama di Indonesia. Pihak promotorpun melakukan negoisasi terhadap permintaan artis ini. Bila sudah terjadi kesepakatan anatara artis dan promotor maka kontrak pun dibuat. Kontar pun harus diperhatikan, apakah sesuai dengan hukum internasional? Karena hukum yang berlaku bukan hukum Indonesia atau hukum asal artis, namun hukum Internasional.

Setelah kesepakatan dibuat, promotor juga harus melakukan kesepakatan dengan pihak asuransi. Karena bila terjadi pembatalan konser dari pihak tertentu maka kerugian materi yang ditanggung dapat dilimpahakan kepada asuransi.

Pihak promotor tidak perlu pusing dengan beberapa hal mengenai venue karena layout dan sound sy stem sudah diatur dari pihak artis. Promotor hanya perlu memperhatikan kebutuhan artis selama di Indonesia dan tanggal serta tempat pertunjukan.

Tempat yang harus dipilih harus benar-benar strategis. Agar penonton mudah menjangkau tempat konser. Selain itu kapasitas dan pengamanan tempat juga sangat penting untuk diperhatikan. Agar tidak terjadi hal-hal buruk bagi penonton/artis yang merusak citra promotor baik di Indonesia maupun mata Internasional.

Promotor juga perlu memperhatikan tanggal dan waktu konser. Karena bila tanggal yang dipilih salah, maka konser akan sepi dan rugi. Contoh, penyelenggaraan konser bersamaan dengan ujian bersama SMA atau pertandingan final sepakbola. Maka penonton biasanya jauh dibawah estimasi.

Selain itu konser memiliki ijin yang sangat ketat dari pihak keamanan stempat, karena biasanya konser memiliki kecendrungan untuk rusuh. Maka promotor harus meyakinkan pihak keamanan. Biasanya Adri Soebono bersama Java Musikindo hanya menyediakan tiket dari 80% kapasitas penonton. Hal ini mencegah aksi kerusuhan tersebut.

Ketika artis tiba di Indonesia maka tanggung jawab keselamatan artis berada ditangan promotor. Maka harus benar-benar diperhatikan keamanannya. Biasanya artis suka melakukan kegiatan-kegiatan aneh dan meminta beberapa hal yang aneh. Dalam hal ini negoisasi promotor harus berjalan lagi. Walaupun kontrak yang telah disepakati telah dibuat namun bila keinginan artis tidak dipenuhi maka pihak promotor dianggap tidak profesional, sehingga perlu negoisasi yang alot disisni.

Sebagai promotor yang bertanggung jawab, selama konser berlangsung, promotor harus tetap melakukan pengamatana dan peningkatan keamanan. Karena selama konser berlangsung sering terjadi hal-hal yang tida dinginkan seperti aksi copet dan pingsan. Dalam hal ini promotor bertanggung jawab dalam mencegah. Agar penonton merasa aman.

Dan ketika konser selesai dilakukan maka terjadi kepuasan bagi pihak promotor. Selain keuntungan yang didapat, promotor juga memiliki kepuasan karena berhasil memenuhi kebutuhan pasar. Karena bisnis seperti ini juga merupakan bisnis yang menyalurkan minat, bukan hanya memberi keuntungaan.


Label:

posted by Sang Perenung @ 01.14   0 comments
Selasa, 27 Mei 2008
2 April 2007
saat indah adalah
saat jalani kenyataan
kenyataan yang tak selalu seperti yang diingini
ada banyak hal dibalik kenyataan itu

ada suka maupun duka
walau suka berbanding beat dengan duka
namun,,itulah seni dari kenyataan
semua berputar dan memiliki waktuny sendiri
kita hanya harus dapat bertahan dan bertahan
berharap semua indah pada waktunya

Label:

posted by Sang Perenung @ 21.58   0 comments
3 Agustus 2005
Serius bukan berarti harus diam
keseriusan tidak harus kaku
tunjukan lewat sikap
jangan umbarkan lewat kata
karena kata hanyalah kata
yang sesaat terdengar
yakinkan diri bahwa
yang dihadapanmu sekarang
adalah jalan meniti masa depan
dengan keseriusan dan niat dalam hati
untuk menggapainya

Label:

posted by Sang Perenung @ 21.54   0 comments
Kamis, 22 Mei 2008
Edensor
Aku ingin mendaki pincak tantangan, menerjang batu granit kesulitan, menggoda marabahaya dan memecahkan masalah dengan sains. Aku ingin menghirup berupa-rupa pengalaman lalu terjun bebas menyelami labirin lika-liku hidup yang ujunganya tak dapat disangka. Aku mendamba kehidupan dengan kemungkinan-kemungkinan yang bereaksi satu sama lain seprti benturan molekuluranium: meletup tak terduga-duga, menyerap, mengikat, mengganda, berkembang, terurai dan berpencar kea rah yang mengejutkan. Aku ingin ke tempat-tempat yang jauh, menjumpai beragam bahasa dan orang-orang asing. Aku ingin berkelana, menemukan arahku dengan membaca bintang gemintang. Aku ingin mengarungi padang dan gurun-gurun, melepuh terbakar matahari, limbung dihantam angin dan menciut dicengkram dingin. Aku ingin hidup yang menggetarkan, penuh dengan penaklukan. Aku ingin hidup! Ingin merasakan sari pati hidup!
posted by Sang Perenung @ 22.34   0 comments

Setiap hari aku melakukan perjalanan, dalam perjalanan itu aku sering kali berpikir serta merenung tentang makna kehidupan..

Eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat duis aute irure dolor sunt in culpa. In reprehenderit in voluptate ut enim ad minim veniam, qui officia deserunt. Ullamco laboris nisi velit esse cillum dolore sed do eiusmod tempor incididunt. Eu fugiat nulla pariatur.

 
About Me

Name: Sang Perenung
Home: Jakarta Raya, Indonesia
About Me: Aku bukan Aku. Aku adalah meng-Aku.Aku mencari dan terus mencari, menuju dan menjadi Aku. Ya, Aku bukan Aku. Aku adalah meng-Aku, yang berproses menjadi Aku.
See my complete profile
Previous Post
Archives
Shoutbox

Marilah berpikir dan merenung, karena kita akan menemukan makna hidup yang tak satu setanpun tahu.

Other things
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Duis ligula lorem, consequat eget, tristique nec, auctor quis, purus. Vivamus ut sem. Fusce aliquam nunc vitae purus.
Links
Template by

Free Blogger Templates

BLOGGER